10 Efek Bahaya Merokok Bagi Kesehatan Wanita


10 Efek Bahaya Merokok Bagi Kesehatan Wanita. Dalam urusan kesehatan, perempuan ternyata jauh lebih rentan daripada laki-laki. Hal ini bisa dipahami karena secara alami, fisik perempuan memang berbeda dari laki-laki. Perempuan mengalami siklus hormonal yang membuat mereka mengalami menstruasi, mengandung, dan menyusui. Sementara laki-laki tidak mengalami semua hal tersebut. Perempuan punya payudara dan rahim yang tidak dimiliki laki-laki. Untuk urusan merokok, perempuan pun lebih rentan dan harus mendapat perhatian medis yang ekstra.

smoking

Berikut adalah 10 efek bahaya merokok bagi kesehatan wanita :
1. Berkurangnya kepadatan tulang
Wanita yang telah mengalami menopause dan yang merokok memiliki kepadatan tulang lebih rendah. Ini berarti mereka memiliki kesempatan lebih tinggi untuk mematahkan pinggul daripada wanita yang tidak merokok.
2. Radang sendi
Wanita yang merokok lebih cenderung terkena rheumatoid arthritis (RA). RA adalah penyakit kronis yang inflamasi. Orang dengan RA mengalami pembengkakan dan nyeri di persendian mereka.
3. Katarak
Wanita yang merokok lebih cenderung mendapatkan katarak yang mempengaruhi penglihatan mereka. Katarak adalah penyakit mata dimana lensa mata berawan atau berkabut.
4. Penyakit gusi
Merokok dikaitkan dengan penyakit gusi, yang dapat menyebabkan hilangnya tulang dan gigi.
5. Ulkus
Perokok dengan penyakit gusi juga lebih cenderung terkena bisul di perut, yang bisa menyebabkan kematian.
6. Kanker payudara
Pada ahli kanker masih berdebat soal apakah rokok bisa menyebabkan kanker payudara ataukah tidak pada manusia. Namun, telah terbukti bahwa zat-zat kimia yang terkandung di dalam rokok dapat memicu terbentuknya sel-sel kanker payudara pada hewan yang telah diujicobakan.
7. Depresi
Penting bagi wanita untuk mengetahui hubungan antara merokok dan depresi karena wanita lebih mungkin dibandingkan pria untuk didiagnosis dengan depresi.
8. Masalah menstruasi
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa wanita yang merokok memiliki periode yang tidak teratur atau menyakitkan. Kebiasaan merokok juga bisa meningkatkan kemungkinan terganggunya periode menstruasi, terjadinya pendarahan yang berlebihan, juga keputihan. Ini semua bisa terjadi karena racun pada rokok memengaruhi ovarium atau indung telur dan menyebabkan rendahnya kadar hormon estrogen.
9. Mati haid
Perokok lebih mungkin dibandingkan non-perokok yang mengalami menopause di usia yang lebih muda, dan mungkin memiliki gejala menopause yang lebih buruk.
10. Gangguan Kehamilan
Wanita yang merokok mungkin juga memiliki waktu sulit untuk hamil. Mereka juga memiliki kesempatan lebih tinggi untuk kehilangan bayi mereka sebelum ia lahir. Studi menunjukkan ada peningkatan risiko SIDS (sindrom kematian bayi mendadak) pada bayi yang lahir dari wanita perokok Pada perempuan yang sedang hamil, zat-zat racun asap rokok juga bisa menyebabkan gangguan pertumbuhan ari-ari. Karena ari-ari ini menghubungkan ibu dengan janinnya, maka gangguan pertumbuhannya bisa menyebabkan kelahiran prematur dan berat badan rendah saat bayi lahir.