7 Cara Mengurangi Resiko Kanker Payudara


kanker payudara7 Cara Mengurangi Resiko Kanker Payudara. Penyakit kanker payudara memang sampai saat ini menjadi momok besar bagi wanita. Hampir setiap wanita merasa sangat takut dirinya mengidap penyakit kanker payudara. Di Indonesia sendiri sudah banyak wanita yang terserang penyakit kanker payudara yang notabene merupakan penyakit mematikan. 1 dari 10 wanita Indonesia mengidap penyakit kanker payudara. Diagnosis awal kanker payudara, jika memang terjadi, sangat penting agar pengobatan menjadi efektif. Orang dapat menurunkan risiko terkena kanker payudara dengan mengikuti pola makan sehat dan menerapkan gaya hidup sehat, yang juga harus mencakup aktivitas fisik dan setidaknya 7 sampai 8 jam kualitas tidur yang baik setiap malam.

Ahli gizi memainkan peran kunci dalam membantu individu menjalani gaya hidup sehat dan diet seimbang. Ahli diet dapat merekomendasikan pilihan makanan sebelum didiagnosis, selama diagnosis atau setelahnya.

Dibawah ini ada 7 Cara Mengurangi Resiko Kanker Payudara, yang bisa Anda terapkan dalam kehidupan keseharian Anda :

1. Kontrol berat badan.
Pastikan Anda melakukan olah raga secara teratur, dan memilih makanan sehat, seperti buah dan sayuran, gandum utuh, kacang-kacangan, dan produk susu rendah lemak. Bagi wanita, indeks massa tubuh (BMI) berkisar antara 18,5 sampai 25. Meskipun BMI adalah alat yang sangat membantu untuk menilai status tubuh, ini bukan satu-satunya indikator. BMI dapat dihitung dengan menggunakan berat badan Anda dalam kilogram (kg) dan tinggi meter (m), dengan rumus BMI = berat / tinggi badan.

2. Makan lebih banyak buah dan sayur
Mulailah untuk makan lebih banyak buah dan sayuran, serat (lignin) di dalamnya dan juga isoflavon dari kacang polong, kedelai, dan kacang, dikaitkan dengan penurunan risiko pengembangan penyakit ini. Usahakan makan minimal 5 porsi setiap hari.

3. Turunkan asupan lemak jenuh Anda
Hindari mengonsumsi lemak jenuh (dari produk hewani), lebih baik menggantinya dengan lemak bagus dan lemak tak jenuh tunggal yang ditemukan pada alpukat, minyak zaitun, kacang-kacangan, dan salmon.

4. Kurangi asupan garam dan gula
Kurangi asupan garam Anda pada makanan yang Anda konsumsi, dan juga tidak menambahkan garam tambahan untuk makanan Anda. Hindari mengonsumsi kue, kue kering, dan biskuit karena mengandung gula halus.

5. Perhatikan konsumsi alkohol Anda
Wanita yang mengonsumsi terlalu banyak alkohol secara teratur memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker payudara, penelitian sebelumnya telah menunjukkan. Untuk menurunkan risiko menempel pada asupan harian yang direkomendasikan 2-3 unit per hari, atau 14 unit per minggu. Satu unit sama dengan ½ gelas anggur standar (175ml).

6. Perbanyak konsumsi makanan yang kaya zat karotenoid (Carotenoid)
Makanan kaya karotenoid seperti melon, mangga, bit hijau, butternut squash, cabai, hijau dandelion, dermaga / hijau coklat kemerah-merahan, labu Hubbard, kangkung, sawi, labu, bayam, ubi jalar, swiis lobak, lobak hijau, labu musim dingin, dan ubi jalar ke dalam menu anda sehari-hari.

7. Lakukan olahraga secara teratur.
Cobalah untuk berolahraga minimal 4 jam seminggu. Beberapa studi telah menemukan penurunan risiko kanker payudara di kalangan wanita yang berolahraga secara teratur saat usia masih remaja.

Faktor lainnya juga bisa mengurangi risiko kanker payudara, seperti menyusui, mengkonsumsi cukup vitamin D, dan tidak merokok. Penting agar wanita tidak melewatkan pemeriksaan kanker payudara.

Demikian 7 Cara Mengurangi Resiko Kanker Payudara, beberapa herbalis menyarankan perbanyak makan buah dan sayuran untuk membantu tubuh memperbaiki sel-sel yang rusak. Semoga bermanfaat!!