Berjalan vs berlari, mana yang lebih baik untuk kesehatan Anda?


Berjalan vs berlari, mana yang lebih baik untuk kesehatan Anda? Sebelum mempelajari manfaat dari berjalan vs berlari, Anda harus tahu bahwa kedua macam olahraga ini adalah kegiatan yang sangat baik. Selain merangsang penurunan berat badan, kegiatan tersebut dianjurkan untuk memperbaiki banyak masalah kesehatan lainnya. Sebagai contoh, kegiatan fisik dapat meningkatkan kualitas tidur, tingkat energi, dan suasana hati. Juga, berolahraga dapat mengurangi kolesterol dan tekanan darah, serta risiko diabetes, kanker, dan penyakit jantung.

Secara umum, manusia menghabiskan lebih banyak waktu untuk berjalan dibandingkan berlari. Dan hal itu merupakan hal yang baik. Berjalan sangat bermanfaat untuk tubuh dan kesehatan secara keseluruhan. Olahraga ini akan memperkuat dan menambah massa otot Anda, meningkatkan kesehatan jantung, dan menurunkan risiko berbagai penyakit.

walking vs running

Berjalan vs Berlari
Ketika membandingkan jalan cepat dan berlari dengan pengeluaran energi yang sama, jalan cepat ternyata lebih efektif dalam mengurangi kemungkinan terkena penyakit jantung daripada berlari. Salah satu studi besar di Amerika yang melakukan pengujian terhadap 2 macam kegiatan ini masing-masing berlangsung selama enam tahun, yang melibatkan 15.045 pejalan kaki dan 33.060 pelari pada usia antara 18 dan 80.

Para peneliti menemukan bahwa pejalan kaki memiliki manfaat kesehatan yang lebih besar daripada kelompok yang berlawanan dengan pengeluaran energi yang sama (jumlah energi salah satu kebutuhan untuk melaksanakan fungsi fisik.)

Berjalan cepat ternyata dapat mengurangi resiko penyakit jantung sebesar 9,3%, sementara berlari hanya dapat mengurangi resiko penyakit jantung sebesar 4,5%. Selain itu berjalan cepat ternyata memberikan manfaat sebagai berikut :
1. Hipertensi berkurang sebesar 7.2%, sedangkan berlari mengurangi resiko hipertensi sebesar 4.2%
2. Kolesterol berkurang sebesar 7%, sedangkan berlari mengurangi resiko kolesterol sebesar 4.3%
3. Kadar gula darah tinggi berkurang sebesar 12% baik saat berjalan maupun berlari.

Menurut peneliti terkemuka, Dr Paul Williams dari Berkeley Lab di California, berlari maupun berjalan dengan intensitas sedang akan mempengaruhi massa otot yang sama. Oleh karena itu, kedua kegiatan tersebut memberikan manfaat kesehatan yang sangat baik untuk kesehatan Anda.

Baik berjalan kaki maupun berlari harus menghabiskan jumlah energi/kalori yang sama untuk mendapatkan manfaat yang sama. Dengan kata lain, Anda perlu berjalan lebih lama dibandingkan berlari untuk mendapatkan efek yang sama.

Selanjutnya, kedua kegiatan harus dilakukan di luar ruangan sehingga Anda dapat melakukannya di mana saja, kapan saja, tanpa biaya apapun. Namun demikian, Anda harus mengakui bahwa berlari lebih menantang daripada berjalan.

walking vs running

Berjalan lebih baik untuk Semua Orang

Berjalan sangat bagus untuk siapa pun, terlepas dari apakah orang tersebut memiliki masalah kesehatan tertentu atau hanya ingin berlatih olahraga. Terlebih lagi, berjalan sangat dianjurkan untuk orang gemuk atau siapa saja yang ingin menurunkan berat badan karena tidak menempatkan terlalu banyak tekanan pada tubuh mereka. Sedangkan berlari menimbulkan risiko yang lebih tinggi pada lutut, pinggul, dan pergelangan kaki. Di sisi lain, berjalan adalah aktivitas dengan dampak rendah, sehingga tidak berbahaya.

Meskipun berjalan sangat bagus untuk lutut dan pinggul, jangan lupa untuk melakukan pemanasan sebelum memulainya. Melakukan 10.000 langkah setiap hari dapat membuat wanita 4,6 tahun lebih muda, dan laki-laki menjadi lebih muda 4,1 tahun. Cobalah untuk memasukkan kegiatan berjalan dalam kehidupan sehari-hari Anda, seperti berjalan pada alat treadmill.

Berjalan vs berlari, mana yang lebih baik untuk kesehatan Anda? Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda 🙂