Cara Diet Sehat Untuk Penderita Diabetes dengan Smart Detox


waktunyahidupsehat.com – Cara Diet Sehat Untuk Penderita Diabetes dengan Smart Detox. Penderita Diabetes biasanya merasa sangat menderita terutama saat makan, karena mereka harus membatasi asupan makanannya, mempunyai menu yang khusus yang berbeda dengan hidangan untuk anggota keluarga yang lainnya. Padahal anggapan ini salah!!. Para penderita diabetes tidak punya pantangan dan diperbolehkan kok mengonsumsi makanan layaknya orang sehat. Tetapi keluarga penderita diabetes harus memperhatikan 3J saat makan, yaitu Jenis, Jumlah dan Jamnya saja.

diet untuk penderita diabetes

Apa saja jenis makanan yang baik bagi diabetes?

Pilihlah jenis makanan yang kandungan gizinya seimbang, banyak mengandung protein dan rendah gula untuk makanan pokok. Sebagai contoh, konsumsi nasi merah atau roti gandum lebih baik dibandingkan nasi putih dan roti tawar biasa. Sesuaikan jumlah konsumsi makanan dengan jenisnya. Misalnya, satu piring nasi dilengkapi dengan sayuran hijau ½ piring atau ¼ piring nasi dengan ¼ piring lauk di tambah satu piring kecil buah dan satu gelas susu.

Bagaimana mengatur jadwal makan bagi penderita diabetes?

Pengatur jam atau waktu makan sangat penting bagi semua orang, khususnya penderita diabetes. Setiap harinya, penderita diabetes sebaiknya makan lima kali sehari, yang terdiri dari sarapan, cemilan pagi, makan siang, cemilan sore, dan makan malam. Pengaturan makan ini sangat besar peranannya bagi penderita diabetes dalam membantu menurunkan kadar gula darah yang tinggi dan mempertahankan kadar gula darah yang sudah terkendali agar tidak terkena komplikasi.

Benarkah penderita diabetis tidak boleh mengonsumsi gula atau makanan manis?

Banyak orang yang menganggap bahwa penderita diabetes tidak boleh mengonsumsi makanan yang manis, seperti nasi, gula, sirup, dan lain-lain. Sebenarnya, tidak ada yang merekomendasikan bahwa penderita diabetes sama sekali tidak boleh mengonsumsi makanan manis tetapi jumlahnya saja yang harus dibatasi.

Benarkah penderita diabetes tidak disarankan untuk sarapan atau makan malam?

Ada kalangan yang beranggapan bahwa orang dengan diabetes harus melaksanakan diet ketat. Bahkan, ada yang sampai tidak makan malam atau tidak sarapan. Hal ini merupakan anggapan yang salah. Jika dipraktekkan, malah akan memicu risiko terjadinya hipoglikemia (gula darah menurun drastic).

Apakah cukup dengan mengatur makan?

Pencegahan dan pengelolahan diabetes tidak cukup hanya dengan mengatur makan saja. Ada lima pilar pencegahan diabetes yang harus dilakukan. Lima pilar ini terdiri dari edukasi, perencanaan makan, aktivitas fisik atau olahraga, pemeriksaan gula darah, dan konsumsi obat atau insulin dengan teratur sesuai anjuran dokter.

Jenis makanan untuk program detox

  • Makanan yang dapat memperbaiki genetika
    Genetika adalah termasuk faktor penyebab diabetes. Sel-sel yang secara genetik berpotensi untuk menimbulkan diabetes dapat diminimalkan dengan cara memperbanyak sel-sel yang sehat.
  • Konsumsilah banyak sayur yang kaya nutrisi. Dengan melakukan diet seperti ini otomatis dapat melakukan detoksifikasi dan memperbaiki produksi hormon, pencernaan, metabolisme serta meminimalkan tingkat stres.
  • Konsumsi makanan rendah indeks glikemik akan mencegah naiknya kadar gula darah.
  • Selalu memonitor berat badan, indeks BMI, ukuran pinggang, tensi darah Anda untuk memastikan Anda selalu dalam kondisi aman tanpa perlu mengubah pola diet Anda.
  • Jauhi gula, tepung, biskuit, kafein dan alkohol.

 

Catatan :

Diabetes mellitus atau kencing manis terjadi karena kadar gula dalam darah meningkat akibat gangguan sistem metabolisme dalam tubuh, dimana organ pankreas tidak mampu memproduksi hormon insulin sesuai kebutuhan tubuh. Glukosa sangat penting bagi kesehatan karena merupakan sumber energi utama bagi otot dan jaringan. Jika anda memiliki diabetes tipe apapun, itu berarti anda memiliki terlalu banyak glukosa. Terlalu banyak glukosa dalam darah akan menyebabkan masalah yang serius. Diabetes kronis terdiri dari diabetes tipe 1 dan tipe 2. Beberapa gejala klasik penderita diabetes mellitus antara lain: sering buang air kecil, sering merasa haus dan lapar, serta badan lemas dan sering mengantuk.


Testimoni dari ibu Farah Fitri yang bebas diabetes setelah mengikuti program Smart Detox 20 hari dan bonusnya berat badan turun 10 kg juga 🙂