Ciri Ciri Balita Sehat Berdasarkan Umur


Ciri Ciri Balita Sehat Berdasarkan Umur. Memahami balita adalah tugas setiap orang tua, karena pada saat balita mereka belum pandai mengekspresikan kondisi tubuhnya sendiri. Berbeda dengan anak usia 12 tahun ke atas yang sudah cukup paham kapan ia sehat dan kapan ia sakit lalu berobat. Sebagai orang tua yang memahami anak-anaknya, harus selalu tanggap terhadap kondisi anak sejak bayi sampai ia tumbuh menjadi dewasa. Memahami balita berdasarkan umurnya bisa menjadi acuan untuk mengidentifikasi kondisi kesehatan mereka agar segera ditemukan solusinya ketika mereka mengalami masalah kesehatan.

ciri balita sehat

Kesehatan Fisik dan Psikis Balita

Tentu para orang tua menginginkan anak-anaknya dapat tumbuh dan berkembang dengan optimal. Nah, di masa pertumbuhan ini orang tua harus selalu peka terhadap kondisi fisik maupun psikisnya. Karena yang namanya kesehatan tidak melulu soal fisik saja, terkadang fisiknya bisa baik-baik saja tetapi kondisi psikisnya sedang terganggu. Itulah sebabnya memahami anak harus secara menyeluruh. Secara umum, balita yang sehat adalah yang ceria, aktif dalam bermain dan tidak mudah murung. Nah, berikut adalah ciri-ciri  atau tanda balita yang sehat:

  • Responsif

Balita yang sehat selalu responsif jika diajak berinteraksi. Mereka bisa saja sangat cerewet dan aktif bergerak. Hal itu tidak menjadi masalah asalkan mereka masih memberikan respon yang baik ketika Anda ajak berbicara. Balita juga akan selalu lincah dan seperti tidak kenal capek jika sudah bermain. Nah, Anda baru boleh khawatir jika ia sedang tidak bersemangat, lesu, dan susah diajak berkomunikasi. Usia mereka seringkali masih enggan mengatakan apa yang mereka rasakan jadi Anda yang sebaiknya peka. Ajaklah selalu balita berbicara dengan baik lalu lihat ke dalam matanya.

  • Mau makan dengan lahap

ciri balita sehatAktivitas makan sangat berkaitan dengan otot motorik untuk berbicara. Jadi, jika pada usia kurang lebih 2 tahun anak masih suka melepeh makanan dan sangat susah makan, mungkin saja ia tidak melewati masa belajar makan dengan baik ketika usia 6-12 bulan. Jadi, yang ibu lakukan pada usia mereka yang 6-12 bulan harus mengoptimalkan kemampuan mereka dalam makan dan mengunyah makanan, agar kemampuan bicaranya juga baik nantinya, dan di usia 2 tahun sudah tidak sering melepeh makanan.

  • BAB lancar dan tumbuh kembang sesuai

BAB juga menjadi salah satu indikator kesehatan balita, bahkan juga orang-orang yang sudah dewasa. Selalu cek juga apakah pertumbuhan bayi sudah sesuai dengan kartu menuju sehat (KMS). Jika ada sedikit masalah segera konsultasikan dengan bidan atau dokter agar masalah tidak berlanjut pada tahap yang lebih serius.

  • Bentuk kaki normal dan bau badan harum

ciri balita sehatBentuk kaki bayi ketika lahir dapat saja berbentuk O, tetapi jika bayi yang sehat pada usia 2 tahun sudah normal. Nah, ketika usia 2 tahun lebih kaki masih berbentuk O atau X ini harus segera ibu tangani. Bau balita yang normal juga harum, jadi ketika mereka berkeringat segera lap dan ganti bajunya agar keringat tidak menjadikan penyakit pada balita.

Nah, itulah beberapa tanda jika balita mempunyai kesehatan yang baik secara fisik atau mental. Lalu, balita yang sehat juga ia sangat antusias dalam bermain, yang menandakan bahwa fisiknya sedang sehat dan mentalnya sedang bahagia. Kulit balita yang berwarna merah muda juga menandakan bahwa mereka tidak sedang kekurangan sel darah merah. Semoga informasi ini bermanfaat.

Deskripsi: Orang tua harus selalu aktif cek kesehatan balita. Kesehatan mencakup secara fisik dan mental, jadi secara umum balita yang sehat adalah aktif dan bahagia dengan ciri tubuh yang normal.