Emosi Negatif Dapat Melemahkan Organ Dalam Anda


Emosi Negatif Dapat Melemahkan Organ Dalam Anda. Emosi negatif ternyata memberikan dampak negatif yang signifikan pada diri kita. Bukan hanya secara psikis saja, ternyata emosi negatif juga memberi dampak negatif pada tubuh kita. Emosi negatif menguras energi baik tubuh kita, sehingga tubuh kekurangan energi. Segala bentuk emosi negatif secara fisik akan mengakibatkan meningkatnya denyut jantung, adrenalin dan tekanan darah. Jika kita tak mampu mengendalikan emosi negatif tersebut, maka organ tubuh bagian dalam akan terkena efeknya secara langsung.

emosi negatif

Apa sajakah bentuk dari emosi negatif itu? Emosi negatif dapat berupa perasaan marah, sedih, kecewa, khawatir, takut, iri, dengki, cemas, dll. Berbagai emosi negatif jika dibiarkan berlarut-larut bisa menyebabkan orang mengalami depresi. Depresi akan memompa yang akan membanjiri darah, sehingga otot-otot tubuh senantiasa dalam keadaan siaga. Tangan sering mengepal, pupil mata semakin melebar, dan posisi tubuh selalu tegang. Jika terus seperti ini maka hidup akan terasa letih. Letih berkepanjangan (chronic fatigue syndrome) ini akan membuat letih jiwa dan raga.

Pengaruh emosi terhadap tubuh kita berkaitan erat dengan kelenjar pituitari. Kelenjar pituitari merupakan kelenjar yang berada tepat di bawah otak dan mempunyai koneksi dengan jaringan di otak. Kelenjar inilah yang bertanggung jawab terhadap mekanisme yang memicu penyakit. Kelenjar ini menghasilkan hormon yang mengendalikan semua fungsi organ tubuh. Emosi dan perasaan yang kuat akan berdampak pada proses pengendalian hormon yang dilakukan kelenjar pituitari, dan selanjutnya akan berpengaruh pada sistem syaraf tubuh. Pada akhirnya ini akan mempengaruhi peredaran darah, pernafasan, pencernaan, dan kulit.

emosi negatif

Jika peredaran darah, pernafasan, dan pencernaan sudah terganggu, maka kekebalan tubuh akan menurun. Ini akan menyebabkan tubuh kita rawan terserang penyakit, mulai dari penyakit ringan sampai penyakit berat. Banyak orang yang semakin parah penyakitnya justru karena ketakutan terhadap penyakitnya yang berlebihan. Ketakutan berlebihan inilah yang menyebabkan sistem kekebalan tubuh yang bersangkutan runtuh. Sehingga penyakit yang memang sudah ada sangat mudah menguasainya.

Orang yang sering marah juga cenderung memiliki tingkat stress yang lebih tinggi. Jika dibiarkan terus menerus bisa memicu timbulnya tekanan darah tinggi. Pelepasan hormon kortisol yang terjadi pada saat orang marah diketahui menyebabkan otot melentur dan menerima serangan energi selama beberapa detik. Jika pelepasan berulang kortisol terjadi terus menerus akan berdampak negatif terhadap tubuh. Dalam jangka panjang akan membuat tubuh menjadi rentan terhadap nyeri otot.  Selain itu, ada juga yang mengatakan bahwa rasa sedih bisa melemahkan paru-paru. Itulah mengapa saat kita sedih kita menjadi sesak napas. Rasa khawatir bisa melemahkan perut, makanya saat khawatir kita sering mual dan perih. Rasa takut melemahkan ginjal, makanya saat takut kita sering ingin kencing. Stress melemahkan jantung dan otak, makanya saat stress kita akan merasakan sakit kepala dan jantung berdebar kencang. Itulah beberapa contoh dampak emosi negatif terhadap organ dalam kita. Jadi, sudah saatnya kita belajar untuk rileks dan menghadapi hidup ini dengan tenang. Semoga bermanfaat.

Description: Emosi negatif memberi dampak buruk pada tubuh kita, bukan hanya secara psikis tapi juga secara fisik. Tingkat stress tinggi bisa mengakibatkan kekebalan tubuh menurun.

Untuk meredakan stress dan emosi yang tidak terkontrol, produk Synergy Noni Plus bisa menjadi solusi anda.

Baca di : http://www.waktunyahidupsehat.com/noni-plus/