Gejala dan Penyebab Kekentalan Darah dan Pencegahannya


www.waktunyahidupsehat.com – Gejala dan Penyebab Kekentalan Darah dan Pencegahannya Kekentalan darah bisa dikatakan sebagai penyakit darah mudah beku atau hiperkoagulasi. Akan tetapi, istilah yang satu ini terkadang dipakai untuk menyebutkan penyakit polisitemia, yakni kondisi kadar hemoglobin pada darah berada di atas batas yang normal. Polisitemia sendiri berlawanan dengan penyakit anemia, yakni rendahnya kadar hemoglobin pada darah. Sementara hiperkoagulasi sendiri merupakan kondisi penyakit yang berbeda dari polisitemia yakni berhubungan dengan darah mudah beku. Sehingga terbentuklah gumpalan-gumpalan pada cairan darah membentuk sumbatan pada pembuluh darah halus, seperti contohnya pada jantung atau otak. Namun, dalam hal ini kita akan membahas kekentalan darah yang merujuk pada kondisi hiperkoagulasi.

Gejala dan Penyebab Kekentalan Darah dan Pencegahannya

Gejala Kekentalan Darah

Kekentalan darah merupakan serangkaian gejala akibat berlebihannya kekentalan darah pada manusia. Umumnya gejala terjadinya kekentalan darah ini seperti pusing kepala, migrain, sakit kepala dan sebagainya. Pengentalan darah berlebihan sendiri menjadikan aliran menuju seluruh tubuh akan terhambat sehingga menimbulkan beragam penyakit. Hal inilah yang membuat kondisi kekentalan darah bisa berbahaya bagi kesehatan, hal ini dikarenakan aliran darah tubuh terhambat sebab darah yang mengental, sehingga tubuh pun lebih mudah untuk terserang aneka ragam penyakit, di antaranya anemia, hipertensi, diabetes, kolesterol dan lain sebagainya.

Ada Gejala dan Penyebab Kekentalan Darah dan Pencegahannyabanyak sekali dampak buruk yang bisa diakibatkan oleh penyakit kekentalan darah ini, seperti pandangan yang ganda, telinga mengalami tuli secara mendadak, serangan jantung yang mendadak, hingga sesak nafas di dada sehingga bisa berujung pada kematian. Hal ini disebabkan oleh ketidaklancaran aliran darah karena penggumpalan darah. Ada beberapa gejala pasti munculnya penyakit kekentalan darah ini, diantaranya kurang bergerak atau terlalu sering duduk, kurang istirahat, merokok, kurang olahraga, kurang konsumsi air putih, pola hidup tak sehat, memiliki penyakit dalam, mudah mengantuk, badan lemas, sakit kepala, sakit mata, pegal-pegal di seluruh tubuh, kekurangan darah, sering migrain dan sebagainya.

Penyebab dan Pencegahan Kekentalan Darah

Ada beberapa penyebab yang bisa memicu timbulnya penyakit yang satu ini di antaranya:

  • Mudah stres dan mudah marah, merupakan pola pikir yang dapat menimbulkan kekentalan pada darah.
  • Pola makan yang tidak teratur bisa menyebabkan terjadinya pengentalan darah.
  • Pola hidup tidak sehat, seperti jarang berolahraga, dan kurang banyak bergerak.
  • Polusi udara juga bisa menyebabkan terjadinya pengentalan pada darah.

Pencegahan dan pengobatan penyakit kekentalan darah sendiri sebenarnya bisa diatasi dengan meminimalisir kemungkinan terjadinya penyakit ini dengan pola hidup sehat. Seorang spesialis jantung mengemukakan program tujuh langkah yang perlu dilakukan untuk menurunkan kekentalan darah sehingga terhindar dari sakit jantung dan stroke. Anda cukup melakukan banyak olahraga dan gerak, istirahat yang teratur, mengonsumsi makanan sehat, menjaga asupan makan, serta menjalankan pola hidup sehat dan mengelola stres dengan baik.

Berhenti merokok akan mengurangi risiko pembentukan gumpalan darah dan serangan jantung. Pola makan dapat diperbaiki dengan mengurangi asupan lemak. Olahraga akan membantu membuat aliran darah lebih lancar, sehingga dapat meningkatkan kesehatan pembuluh darah, menurunkan tekanan darah, mengurangi kolesterol, dan berbagai manfaat lainnya.

Kemudian, tiga langkah selanjutnya yaitu mendonasikan darah, minum air 10-12 gelas per hari, dan mengonsumsi aspirin dosis rendah untuk menghindari penggumpalan darah. Langkah terakhir, seharusnya melalui konsultasi dokter.

Selain itu, upayakan untuk mengurangi berat badan, serta mengecek kadar kolesterol dan tekanan darah secara teratur agar tetap dalam batas normal. Langkah-langkah di atas dapat mengurangi risiko serangan jantung yang pada dasarnya terkait dengan aliran darah.

Meski demikian, ada sebagian orang yang memiliki kecenderungan pembentukan gumpalan darah lebih tinggi karena alasan genetik. Untuk kalangan tersebut, perlu bantuan obat atau perawatan khusus untuk menjaga aliran darah tetap lancar.

Terapkan gaya hidup sehat untuk menjaga kekentalan darah tetap normal agar kesehatan jantung terjaga. Jika Anda memiliki kecenderungan gangguan kekentalan darah secara genetik, konsultasikan dengan dokter untuk mencegah risikonya.

Anda bisa mencegah penyakit ini dengan menjauhi berbagai macam faktor penyebab pengentalan darah ini. Caranya adalah dengan mengonsumsi sayuran dan buah-buahan agar sistem metabolisme dalam tubuh pun meningkat.

Deskripsi: Gejala dan penyebab kekentalan darah dan pencegahannya. Penyebab kekentalan darah sendiri diakibatkan oleh faktor kurangnya aktivitas, pola makan dan lingkungan yang tidak sehat.

 

Dibawah ini adalah testimoni seorang ibu yang sembuh dari kekentalan darah dan vertigonya serta bonus berat badan turun 10 kg berkat program SMART DETOX..