Gunakan Sedotan untuk minimalkan resiko Dental Erosion


Gunakan Sedotan untuk minimalkan resiko Dental Erosion. Sering membuat campuran lemon dan air hangat sebagai minuman pagi ? Hati-hati, campuran tersebut lama-lama dapat mengakibatkan dental erosion.

Itulah yang diungkapkan oleh Profesor Damien Walmsley dari British Dental Association. Menanggapi riset tersebut, dokter gigi Surabaya pun sepakat. Dental erosion itu abrasi atau pengikisan pada gigi yang disebabkan oleh hal-hal yang berbau kimiawi, bukan karena bakteri. Total ada tiga kerusakan dalam dental erosion. Yang paling ringan adalah kerusakan enamel. Kedua, kerusakan bagian gigi bernama dentin. Paling parah jika kerusakan tersebut sudah mengenai bagian gigi yang disebut pulp. Sebenarnya ada dua penyebab dental erosion, yaitu intrinsik dan ekstrinsik.

Penyebab intrinsik adalah penyakit tertentu yang mengakibatkan sering muntah. Misalnya gastroesophageal reflux disease (GERD), anoreksia, bulimia, sampai xerostomia atau lebih dikenal sebagai mulut kering. Kalau ekstrinsik berasal dari makanan dan minuman yang dikonsumsi.

Makanan dan minuman yang dimaksud adalah yang memiliki tingkat keasaman tinggi. Contohnya lemon, jeruk, susu, yoghurt atau soda. Pengaruhnya pada gigi bergantung pada frekuensi dan cara mengonsumsinya. Jika setiap hari mengonsumsi yang mengandung keasaman tinggi, potensi dental erosion juga makin tinggi.

sedotan meminimalkan resiko dental erosion

Selain itu perlu diperhatikan cara menikmati makanan atau minuman dengan keasaman tinggi tersebut. Sebaiknya gunakan sedotan ketika minum cairan. Dengan begitu perasan lemon atau soda tidak langsung mengenai gigi. Jadi resiko dental erosion bisa diminimalkan.

Dental erosion membutuhkan waktu lama untuk dideteksi. Pada tahap awal, yakni kerusakan pada bagian enamel, penderita biasana tidak akan merasakan keluhan apapun. Baru setelah itu, terdapat bintik-bintik putih berbentuk bulat yang lama-kelamaan menyebar pada gigi.

sedotan meminimalkan resiko dental erosion

Bila sudah begitu, gigi yang mengalami dental erosion bakal tampak lebih mengkilat (glossy) daripada gigi lain. Setelah itu barulah terjadi perubahan warna. Warna gigi akan putih kekuningan (krem). Rasa ngilu mulai terasa. JIka kerusakan sudah mengenai pulp, muncullah keluhan spontan seperti nyeri berdenyut-denyut tidak kunjung hilang dan kemudian disusul dengan bengkak.

sumber : Jawa Pos Metropolis Lifestyle