Inilah 4 Tindakan Untuk Atasi Penyakit Jantung Koroner


Inilah 4 Tindakan Untuk Atasi Penyakit Jantung Koroner.  Tahukah Anda bahwa penyakit jantung paling umum untuk terjadi yaitu penyakit jantung koroner. Ketika pasien berkonsultasi kepada dokter bagaimana melakukan penanganan penyakit jantung koroner (PJK) ini, maka sang dokter harus melakukan prosedur kateterisasi jantung dulu.

Profesional muda, waspadai serangan jantung

Perlu untuk Anda ketahui adalah pasien dengan penyakit jantung koroner (PJK) terjadinya penyempitan pada irigasi/saluran pembuluh darah. Melakukan terapi paripurna, maka harus dilihat berapa persen (seberapa berat) atau banyak penyumbatan tersebut terbentuk. Jika sumbatannya adalah lebih dari 70 persen, maka perlu dibuka supaya aliran darah dapat kembali lancar serta oksigenasi pada jantung membaik. Jadi, tujuan dari kateterisasi adalah menilai hal tersebut.

Ketika terjadinya penyumbatan, tentunya dokter akan melakukan berbagai upaya lebih lanjut. Nah, ada empat tindakan yang dilakukan. untuk lebih jelasnya, berikut paparannya untuk Anda.
– Angioplasti koroner
Prosedur ini merupakan prosedur yang dilakukan dalam membantu membukanya penyempitan atau penyumbatan pembuluh darah jantung. Cara melakukannya adalah dengan memasukkan serta menggembungkan balon kecil pada bagian yang menyempit di pembuluh darah.

– Stent
Prosedur angioplasti koroner juga kerap dikombinasikan oleh pemasangan stent pada area yang tersumbat. Hal ini bertujuan menjaga dinding dari pembuluh darah supaya tetap terbuka. Ketika seseorang terjadinya penyempitan di pembuluh darah koroner pada bagian jantung, maka stent dibutuhkan. Tepatnya, ketika hasil dari pemeriksaan yang dilakukan menunjukkan adanya penyumbatan pada pembuluh darah koroner, bagian jantung sebanyak 70 persen maupun lebih. Dengan memasang stent jantung bisa membantu untuk melebarkan pembuluh darah, dengan begitu aliran darah dapat kembali lancar ketika menuju ke otot jantung.

– Coronary arteru bypass graft
Nah, tindakan selanjutnya yang dilakukan adalah dengan Coronary arteru bypass graft (CABG). Jika sumbatannya ditemukan ketika kateterisasi dan ternyata begitu banyak, bahkan tidak dapat diatasi dengan cara pemasangan stent, maka sang pasien dianjurkan untuk melakukan coronary artery bypass graft (CABG) atau melakukan operasi bedah jantung. CABG dibutuhkan dalam kasus jantung koroner yang memang tidak dapat diatasi lagi dengan menggunakan obat-obatan maupun pada pasien yang telah memasang stent, serta tidak bisa diulangi lagi. Dengan begitu dibutuhkan tindakan bypass. Melakukan tindakan CABG dinilai akan aman, hal ini dikarenakan menggunakan pembuluh darah pada bagian tubuh lain. Tubuh tersebut seperti lengan, arteri di dada serta pembuluh vena pada kaki. Tindakan CABG bisa dilakukan menggunakan 2 teknik, yaitu :
• Memakai mesin jantung paru konvensional (on pump)
• Memakai mesin jantung paru (off pump)
Memakai teknik CABG off pump mempunyai beberapa kelebihan, jika dibandingkan memakai metode konvensional. Selain terdapat sayatan lebih kecil, hingga pemulihan pasien yang lebih cepat, tentunya jantung sang pasien dapat tetap berdenyut ketika penyambungan pembuluh darah. Dalam prosedurnya, pasien diharuskan mempunyai pembuluh darah yang besar, serta memiliki bypass tidak lebih dari 3. Selanjutnya, biasanya denyut jantung Anda akan dibut pelan. Dan pembuluh darah baru akan disambung menggunakan bantuan dari alat stabilizer.

– Pengobatan dengan menggunakan obat-obatan
Tindakan yang satu ini biasanya dilakukan pada tahap awal di saat terjadinya penyumbatan di pembuluh darah yang belum signifikan. Pada umumnya, sang dokter menganjurkan kepada pasien mengkonsumsi obat-obatan, misalnya saja seperti obat anti kolesterol dan obat pengencer darah secara teratur atau dengan mengonsumsi suplemen Nutrisi.  Pada 1998, hadiah Nobel diberikan kepada tim periset yang berhasil menemukan peran Nitrogen Monoksida (NO) sebagai molekul sinyal utama yang menjaga sistem kardiovaskular kita agar dapat berfungsi pada tingkat terbaiknya. Tiga peneliti itu adalah Robert F. Furchgott, Louis J. Ignarro, dan Ferid Murad, mengidentifikasi peran NO sebagai molekul sinyal dengan kemampuan untuk membantu meningkatkan komunikasi antar sel-sel dari sistem kardiovaskular, yang merupakan kunci kesehatan jantung jangka panjang.

L-arginine, diubah menjadi NO dalam tubuh dan dapat membantu merelaksasi pembuluh darah dan mengatur kekencangan dan kelenturannya. Hasilnya adalah pengurangan stress pada jantung, perbaikan sirkulasi dan kemampuan untuk menjaga tekanan darah pada kisaran normal.

ProArgi-9+ adalah produk revolusioner mengandung asam amino l-arginine berkualitas farmasi dalam jumlah signifikan, yang mudah diubah menjadi NO oleh tubuh. ProArgi-9+ merupakan suplemen l-arginine dengan kualitas terbaik dunia dan telah masuk dalam Physicians Desk Reference (PDR) edisi 2014 yang merupakan sumber informasi terpercaya dalam hal obat-obatan dan bahan-bahan yang diresepkan oleh ahli medis di seluruh dunia selama 65 tahun.

jantung

WA for Order : 08123284060

Itulah beberapa pembahasan mengenai 4 Tindakan untuk Atasi Penyakit Jantung Koroner.