Kaitan Penyakit Jantung dan Disfungsi Ereksi pada Pria


Kaitan Penyakit Jantung dan Disfungsi Ereksi pada Pria. Salah satu masalah seksual yang sering terjadi pada pria dewasa adalah disfungsi ereksi. Jika Anda adalah laki-laki dewasa yang telah berumah tangga dan akhir-akhir ini Anda mengalami gejala disfungsi ereksi, sebaiknya Anda lebih waspada. Ternyata, disfungsi ereksi bisa menjadi tanda penyakit kardiovaskular dan indikator bahwa sudah waktunya untuk berbicara dengan ahli jantung Anda. Banyak yang masih menganggap disfungsi ereksi hanya sebagai masalah seksual, tetapi bukti telah mengatakan bahwa hal tersebut jauh lebih kompleks dari itu. Ada hubungan antara disfungsi ereksi dan penyakit jantung, seperti yang telah dilaporkan dalam beberapa penelitian.

disfungsi ereksi

Disfungsi ereksi didefinisikan sebagai ketidakmampuan untuk mempertahankan ereksi cukup lama dalam melakukan hubungan seksual. Disfungsi ereksi sering dianggap sebagai tanda peringatan awal masalah jantung di masa depan. Dengan cara yang sama, orang yang menderita penyakit jantung dapat mengobati disfungsi ereksi mereka dengan bantuan pengobatan yang tepat. Keduanya saling terkait karena disfungsi otot polos dan lapisan dalam pembuluh darah. Hal ini menyebabkan pasokan darah tidak mencukupi ke jantung dan mengganggu aliran darah di penis.

Disfungsi ereksi gejalanya bisa ringan hingga berat. Gangguan ini disebabkan oleh kelainan pembuluh darah, akibat pola hidup yang tidak sehat, merokok, mengkonsumsi alkohol, kurang berolahraga, adanya gangguan saraf, faktor psikis atau akibat pasien menderita penyakit-penyakit degeneratif seperti jantung, hipertensi, prostat, diabetes dan lainnya.

Seberapa kuat hubungan antara keduanya?
Disfungsi ereksi mungkin tidak selalu menandakan masalah jantung. Namun, orang yang menderita disfungsi ereksi disarankan untuk waspada pada penyakit jantung.

Faktor risiko disfungsi ereksi dan penyakit jantung:
1. Orang yang menderita diabetes beresiko tinggi terkena disfungsi ereksi dan penyakit jantung.
2. Penyalahgunaan alkohol dianggap salah satu masalah utama penyakit jantung. Konsumsi alkohol yang berlebihan bisa menyebabkan masalah dalam ereksi. Alkohol dan merokok dapat menyebabkan disfungsi ereksi
3. Merokok dapat menyebabkan disfungsi ereksi
4. Orang yang memiliki kadar kolesterol tinggi cenderung menderita disfungsi ereksi.
5. Orang yang menderita hipertensi beresiko tinggi terkena disfungsi ereksi karena obat yang mereka konsumsi untuk pengobatan.
6. Dengan bertambahnya usia, dibutuhkan waktu lebih lama bagi pria untuk mendapatkan ereksi. Terlebih lagi, ereksi mereka mungkin tidak begitu kuat. Orang muda yang menderita disfungsi ereksi berisiko tinggi terkena penyakit jantung. Di antara pria yang lebih tua, kemungkinannya tidak terserang penyakit jantung karena disfungsi ereksi.
7. Beberapa pria memiliki kadar testosteron lebih rendah. Orang-orang ini lebih rentan terhadap disfungsi ereksi dan penyakit jantung dibandingkan dengan pria dengan kadar testosteron normal.

Jika Anda berada pada risiko tinggi terkena penyakit jantung, lakukanlah beberapa perubahan mendasar, seperti berolahraga, mengubah pola makan serta menjaga berat badan tetap pada tingkat ideal. Jika memiliki tanda-tanda dan gejala penyakit jantung lebih serius, Anda mungkin perlu pemeriksaan serta pengobatan lebih lanjut dari para ahli medis.

impotensi

Demikian pemaparan mengenai Kaitan Penyakit Jantung dan Disfungsi Ereksi pada Pria, semoga bermanfaat!