Kandungan Sehat Sayuran Putih


Kandungan Sehat Sayuran Putih. Sayuran berwarna hijau, merah, atau oranye kerap menjadi pilihan utama para ibu-ibu dalam menu makanan Andalan mereka. Memang benar adanya kalau sayuran berwarna hijau, merah, ataupun oranye, lebih banyak mengandung zat-zat gizi. Tetapi bukan berarti kita boleh melupakan sayuran berwarna putih, seperti lobak, kubis, kentang, taoge, labu siam dan sebagainya. Karena ternyata sayuran berwarna putih juga mengandung banyak zat gizi penting bagi tubuh.

manfaat sayuran putih

Sayuran berwarna putih juga memiliki manfaat tersendiri bagi tubuh kita, karena juga mempunyai berbagai macam nutrisi, seperti kadar serat yang tinggi. Jika dibandingkan dengan sayuran berwarna lain, sayuran putih mempunyai kandungan serat yang lebih tinggi. Sebagai contohnya adalah rebung mengandung kadar serat sebesar 2,56 persen bila dibandingkan dengan sayuran lain, seperti percaya mengandung serat 1,58 persen, sawi mengandung 1,01 persen serat, kecambah kedelai mengandung 1,27 persen serat, dan mentimun mengandung 0,61 serat. Serat berfungsi untuk membantu pelancaran pencernaan didalam tubuh, penyerapan kolesterol dalam darah, serta mencegah susahnya buang air besar. Oleh karena itu, sayuran berwarna putih perlu ditambahkan ke dalam menu hidangan guna membantu sebagai penurun tekanan darah dan kolesterol.

Selain itu sayuran putih juga merupakan penghasil vitamin K dan mineral yang tinggi. Pada umumnya, vitamin K dan mineral tinggi terdapat pada sayuran berwarna putih. Misalnya, kembang kol dan sawi putih memiliki kandungan vitamin K yang sangat tinggi. Sedangkan untuk kandungan mineral yang tinggi seperti selenium, besi, fosfor dan kalium banyak terdapat pada jamur, sawi putih dan rebung. Mineral dan vitamin K, lebih utama kalsium cukup berguna untuk menjaga kesehatan tulang dengan meningkatkan kualitas tulang itu sendiri. Di sisi lain, vitamin k itu sendiri juga dapat membatu untuk saling mengikat antara kalium dan mineral lainnya didalam tulang. Dengan demikian, vitamin k sangat baik untuk pencegahan terjadinya osteoporosis. Selain untuk mencegah terjadinya osteoporosis, tingginya kandungan mineral dan vitamin k yang terdapat pada sayuran putih juga dapat berfungsi sebagai anti kanker, resistensi insulin pada diabetes, pembekuan darah.

Sayuran putih juga mengandung kadar air yang tinggi. Kandungan air yang tinggi pada sayuran putih membantu mencegah akan terjadinya dehidrasi, dan bila dikonsumsi akan mengenyangkan, tetapi tidak menambah kalori dalam tubuh. Karena itu, sayuran putih dapat membantu juga untuk menjaga kestabilan berat badan. Bagi Anda yang sedang menjalankan program diet, sayuran ini bisa menjadi alternatif menguntungkan bagi Anda.

Sayuran putih juga diketahui mengandung zat sulfur. Mungkin tidak semua orang menyukai akan aroma bawang putih yang cukup menyengat. Padahal aroma menyengat inilah yang memiliki fungsi melawan penyakit. Zat sulfur yang terkandung dalam bawang putih dapat menjaga serta menstabilkan tekanan darah, ataupun radikal bebas yang terdapat pada pembuluh darah yang mampu menyebabkan terjadinya pembekuan darah. Bahkan kandungan antioksidan dalam bawang putih dapat menghalangi berbagai jamur yang terdapat dalam tubuh kita.

Description: Kandungan sehat sayuran putih banyak yang belum mengetahui. Sayuran ini memiliki kadar serat tinggi, penghasil vitamin K, kadar airnya tinggi, dan mengandung zat sulfur.