Mengenal Guillain-Barré syndrome


Mengenal Guillain-Barré syndrome, gejala dan pengobatannya.  Guillain-Barré Sindrom atau biasa disebut GBS adalah kelainan autoimun yang jarang namun serius dimana sistem kekebalan tubuh menyerang sel saraf sehat di sistem saraf perifer Anda. Hal ini menyebabkan kelemahan, mati rasa, dan kesemutan. Pada akhirnya bisa menyebabkan kelumpuhan. Penyebab kondisi ini tidak diketahui, tapi biasanya dipicu oleh penyakit menular, seperti flu perut atau infeksi paru-paru.

GBS

Dilansir dari jurnal Guillane-Bare Syndrom yang diterbitkan Lancet 2016 vol 388 halaman 717-727, sebagian besar penelitian di Amerika Utara dan Eropa menunjukkan bahwa tingkat kejadian GBS berkisar 0.8 hingga 1.9 kasus dengan median 1.1 kasus dari 100.000 orang per tahunnya. Namun jumlah penderita GBS nampaknya meningkat dalam beberapa waktu terakhir. Bahkan di RS dr.Sutomo departemen Neurologi Divisi Saraf tepi dan Neurofisiologi, selama tahun 2018 ini saja sudah ada lebih dari 10 kasus GBS yang masuk ke sana.

Yang Jelas, GBS terjadi karena peristiwa molecular mimicry atau kesamaan bentuk antara bakteri dan virus dengan selubung mielin. Dalam hal tersebut, sistem imun salah mengindentifikasi saraf kita sebagai virus dan malah menyerangnya sehingga sistem saraf menjadi rusak. Karena itu, jika GBS tidak cepat ditangani, resikonya adalah kelumpuhan. Dalam dua atau tiga hari, bisa sangat parah jika tidak segera ditangani. Apalagi jika sudah menyerang sistem pernafasan, maka pasien harus dipasang alat bantu pernafasan. Oleh sebab itu jangan anggap remeh penyakit yang satu ini, sebab GBS bisa menyerang siapa saja. Mulai anak-anak sampai dewasa, tanpa dipengaruhi faktor keturunan. Jadi GBS menyerang orang secara random, sehingga kita harus benar-benar waspada. Namun biasanya penderita GBS lebih dul menderita saluran pernafasan atau diare.

Apa saja gejala Guillain-Barré Syndrome?
Pada GBS, sistem kekebalan tubuh Anda menyerang sistem saraf perifer Anda. Saraf di sistem saraf perifer menghubungkan otak Anda ke seluruh tubuh Anda dan mengirimkan sinyal ke otot Anda. Otot tidak akan bisa merespons sinyal yang mereka terima dari otak Anda jika saraf ini rusak.

Gejala Guillain-Barré meliputi:
-kesemutan atau sensasi tumpul di jari tangan dan kaki Anda
-Kelemahan otot pada kaki Anda yang bergerak ke tubuh bagian atas dan memburuk seiring berjalannya waktu
-kesulitan berjalan mantap
-kesulitan menggerakkan mata atau wajah Anda, berbicara, mengunyah, atau menelan
-sakit punggung bawah yang parah
-kehilangan kontrol kandung kemih
-denyut jantung cepat
-sulit bernafas
-kelumpuhan

Gejala awal yang kerap dirasakan oleh penderita GBS pun tergolong simple, yaitu Kesemutan dan mati rasa di sebagian anggota tubuh. Dan hal ini pernah dialami semua orang. Tentu tidak ada yang menyangka bahwa kesemutan tersebuh merupakan suatu tanda gejala GBS. Oleh sebab itu segera periksa ke dokter jika ada anggota tubuh yang sulit digerakkan.

Bagaimana Guillain-Barré Sindrom didiagnosis?
GBS sulit untuk didiagnosis pada awalnya. Ini karena gejalanya sangat mirip dengan gangguan neurologis atau kondisi lain yang mempengaruhi sistem saraf, seperti meningitis, atau keracunan logam berat. Keracunan logam berat mungkin disebabkan oleh zat seperti timbal, merkuri, dan arsenik.

Dokter Anda akan mengajukan pertanyaan tentang gejala spesifik dan riwayat kesehatan Anda. Pastikan untuk memberi tahu dokter Anda tentang gejala yang tidak biasa yang Anda alami dan jika Anda baru saja mengalami penyakit atau infeksi.

Pengobatan GBS

Ada dua macam pengobatan untuk GBS yaitu intravenous plasmapheresis (IVIG) dan plasmapheresis. IVIG menghentikan produksi imun yang menyerang mielin. Cara tersebut lebih cepat, tapi sangat mahal karena harga per botolnya mencapai Rp. 3.5 juta. Selanjutnya, sistem kerja plasmapheresis sama dengan cuci darah. Sistem imun yang malafungsi akan dibersihkan. Namun cara itu lebih riskan karena harus menunggu stock darah dari PMI.

Plasmapheresis
Sistem kekebalan tubuh memproduksi protein yang disebut antibodi yang biasanya menyerang zat asing yang berbahaya, seperti bakteri dan virus. Guillain-Barré sindrom terjadi ketika sistem kekebalan tubuh Anda secara keliru membuat antibodi yang menyerang saraf sehat sistem saraf Anda.

Plasmapheresis dimaksudkan untuk menghilangkan antibodi yang menyerang saraf dari darah Anda. Selama prosedur ini, darah dikeluarkan dari tubuh Anda oleh mesin. Mesin ini menghilangkan antibodi dari darah Anda dan kemudian mengembalikan darah ke tubuh Anda.

Intravenous plasmapheresis
Pemberian imunoglobulin dosis tinggi juga dapat membantu menghambat antibodi yang menyebabkan Guillain-Barré Sindrom. Imunoglobulin mengandung antibodi normal dan sehat dari donor.

Plasmapheresis dan imunoglobulin intravena sama efektifnya. Terserah Anda dan dokter Anda untuk menentukan perawatan mana yang terbaik untuk Anda.

Perawatan lainnya
Anda mungkin diberi obat untuk menghilangkan rasa sakit dan mencegah pembekuan darah saat Anda tidak bergerak.

Anda mungkin akan menerima terapi fisik. Selama fase akut penyakit, perawat secara manual akan menggerakkan lengan dan kaki Anda agar tetap fleksibel. Begitu Anda mulai pulih, fisioterapis akan bekerja sama dengan Anda untuk memperkuat otot dan berbagai aktivitas kehidupan sehari-hari (ADLs). Ini bisa termasuk aktivitas perawatan pribadi, seperti berpakaian.

Demikian ulasan mengenai Mengenal Guillain-Barré syndrome, semoga bermanfaat!!