Mengenal Lebih Dekat Mengenai Fungsi Hati dan Perannya


waktunyahidupsehat.com – Mengenal Lebih Dekat Mengenai Fungsi Hati dan Perannya. Tahukah Anda organ tubuh kita yang paling besar dan padat ? Ya..Anda benar… Hati atau Liver adalah organ padat terbesar dalam tubuh manusia. Hati atau liver kita berada tepat di bawah diafragma di sisi kanan atas tubuh dan mempunyai sejumlah peran yang penting. Sebenarnya hati digolongkan sebagai bagian dari sistem pencernaan, peran hati/liver sendiri meliputi detoksifikasi, sintesis protein dan produksi bahan kimia yang diperlukan untuk pencernaan.

fungsi hati dan perannya

Mari kita pahami bagaimana peran utama dari hati/ liver , bagaimana hati meregenerasi dan apa yang terjadi jika hati tidak berfungsi dengan baik dan yang paling penting adalah bagaimana menjaga hati kita tetap sehat.

Beberapa fakta menarik tentang hati.

  • Hati melakukan lebih dari 500 peran dalam tubuh manusia
  • Hati adalah satu-satunya organ yang dapat beregenerasi
  • Hati merupakan organ padat terbesar dalam tubuh
  • Di dalam hati, karbohidrat dipecah dan disimpan sebagai glikogen
  • Salah satu tugas penting hati adalah menghilangkan racun dari tubuh / detoksifikasi
  • Alkohol adalah salah satu penyebab utama terganggunya fungsi hati.
  • Albumin diproduksi di hati dan membantu mencegah pembuluh darah dari terjadinya “kebocoran”.

Hati manusia mempunyai warna coklat kemerahan dengan tekstur kenyal, terletak di atas dan disebelah kiri perut dan dibawah paru-paru. Berat hati antara 1.44 hingga 1.66 kg. Hanya kulit satu-satunya organ yang lebih berat dan lebih besar. Hati berbentuk segitiga dan terdiri dari dua lobus, yaitu lobus kanan lebih besar dan lobus kiri lebih kecil.

Tidak seperti kebanyakan organ, hati memiliki dua sumber utama darah. Pertama adalah vena portal yang membawa darah kaya nutrisi dari usus dan limpa menuju hati. Dan yang kedua adalah arteri hepatik yang membawa darah beroksigen dari jantung.

Hati mempunyai peran penting bagi tubuh, antara lain :

  1. Produksi Empedu. Empedu membantu usus kecil untuk memecah dan menyerap lemak, kolesterol dan beberapa vitamin yang masuk ke dalam tubuh. Empedu terdari dari garam empedu, kolesterol, bilirubin, elektrolit dan air.
  2. Menyerap dan melepaskan bilirubin. Bilirubin dibentuk oleh pemecahan hemoglobin. Besi yang dilepaskan dari hemoglobin akan disimpan dalam hati atau sumsum tulang dan digunakan untuk membuat generasi sel darah berikutnya.
  3. Membantu menciptakan faktor pembekuan darah (antikoagulan). Vitamin K dibutuhkan untuk membuat koagulan tertentu dan untuk menyerap vitamin K, empedu sangat penting perannya. Empedu dibuat di dalam hati. Jadi jika hati tidak cukup memproduksi empedu, maka faktor pembekuan tidak dapat diproduksi.
  4. Metabolisme lemak. Empedu memecah lemak untuk membuatnya lebih muda dicerna oleh tubuh.
  5. Metabolisme karbohidrat. Karbohidrat disimpan di dalam hati, dimana karbohidrat dipecah menjadi glukosa dan tersedot ke dalam aliran darah untuk mempertahankan kadar glukosa yang normal. Karbohidrat disimpan sebagai glikogen dan dilepaskan saat setiap kali ledakan cepat energi dibutuhkan.
  6. Menyimpan vitamin dan Mineral. Hati ternyata juga menyimpan vitamin A, D, E, K, dan B12. Hati akan menjaga jumlah vitamin-vitamin tersebut. Hati juga menyimpan tembaga dan melepaskannya saat dibutuhkan.
  7. Membantu metabolisme protein. Empedu membantu memecah protein untuk membuatnya mudah dicerna.
  8. Menyaring darah. Hati akan menyaring dan menghilangkan senyawa-senyawa dari dalam tubuh termasuk hormon estrogen dan aldosteron, dan senyawa dari luar tubuh seperti alkohol atau obat-obatan lainnya.
  9. Fungsi Imunologi. Hati adalah bagian dari sistem fagosit mononuklear yang berisi sejumlah besar sel-sel aktif imunologis bernama sel kupffer, sel ini menghancurkan patogen yang bisa masuk ke hati melalui usus.
  10. Produksi Albumin. Albumin adalah protein yang paling umum dalam serum darah. Albumin mengangkut asam lemak dan hormon steroid untuk membantu menjaga tekanan osmotik yang benar dan mencegah kebocoran dari pembuluh darah.

Menjaga Kesehatan Hati.

Untuk membantu menjaga kesehatan hati, berikut ini adalah beberapa rekomendasi untuk Anda :

  1. Menjaga asupan makanan dengan baik yaitu dengan mengurangi makanan yang mengandung lemak.
  2. Hindari alkohol, karena alkohol dapat menyebabkan sirosis hati jika mengonsumsi dalam jumlah besar.
  3. Waspadai bahan kimia yang ada pada produk pembersih, pertukangan dll, sebaiknya Anda menggunakan masker, sarung tangan, lengan panjang dan topi. Karena hati berpotensi berhadapan dengan racun yang masuk ke dalam tubuh terkait bahan kimia di sekitar Anda.
  4. Lakukan vaksinasi hepatitis A dan hepatitis B.
  5. Gunakan Obat secara bijak. Konsumsi obat hanya jika sungguh-sungguh diperlukan saja sesuai dengan dosis yang disarankan oleh dokter.

Demikian artikel mengenai Mengenal Lebih Dekat Mengenai Fungsi Hati dan Perannya. Semoga bermanfaat.