Penyebab Keputihan, Jenis, dan Cara Mengobati Secara Alami


Penyebab Keputihan, Jenis, dan Cara Mengobati Secara Alami. Keputihan, masalah yang satu ini merupakan masalah yang sangat kompleks bagi kaum wanita. Keputihan sebenarnya merupakan masalah klasik yang memang terjadi secara alami pada semua wanita. Sayangnya, tidak semua wanita menyadari bahaya dari keputihan serta penyebab keputihan itu sendiri. Bahkan tidak jarang wanita yang menganggap enteng keputihan karena dianggap sebagai hal biasa yang terjadi pada wanita. Berikut ini akan disampaikan informasi lengkap mengenai keputihan, mulai dari penyebab, jenis-jenis dan juga cara pengobatannya. Informasi berikut ini wajib untuk Anda baca, terutama bagi kaum wanita.

penyebab keputihan

Penyebab Keputihan

Penyebab utama terjadinya keputihan pada wanita adalah adanya perubahan hormon. Secara alami, tubuh wanita akan menghasilkan keputihan yang biasanya muncul ketika menjelang atau sesudah haid. Namun keputihan tersebut merupakan keputihan yang wajar dan tidak membahayakan bagi kesehatan tubuh. Berbeda dengan keputihan yang disebabkan oleh faktor lain, keputihan tersebut berbahaya untuk kesehatan. Salah satu faktor penyebab keputihan yaitu kebersihan yang kurang baik. Baik daerah di sekitar Miss V ataupun pakaian yang Anda kenakan, kebersihan sangat berpengaruh.

Kurangnya kebersihan di area Miss V dapat menyebabkan keputihan akibat jamur, parasit, virus dan bakteri. Kondisi yang kurang bersih tersebut menyebabkan daerah Miss V lembab dan dipenuhi oleh jamur dan bakteri tersebut. Selain itu, penyebab lain adanya keputihan yang tidak wajar yaitu stres atau tekanan yang berlebih. Oleh sebab itu, wanita yang sedang mengalami tekanan atau stres biasanya akan mengalami keputihan yang tidak wajar. Penyebab lain terjadinya keputihan yang tidak wajar yaitu penggunaan obat-obatan. Baik obat-obatan antibiotik ataupun produk KB, penggunaan keduanya dapat menyebabkan keputihan.

Jenis-jenis Keputihan

Untuk jenis-jenisnya, keputihan terbagi ke dalam 2 jenis, yakni keputihan fisiologis atau normal dan patologis atau tidak normal. Keputihan fisiologis sendiri merupakan keputihan yang terjadi pada masa subur. Seperti yang sudah disebutkan, ketika sebelum dan sesudah haid biasanya wanita akan mengalami keputihan. Keputihan tersebutlah yang disebut dengan keputihan fisiologis, biasanya tidak berbahaya. Keputihan ini tidak berbau dan tidak menyebabkan gatal-gatal sehingga tidak berbahaya. Sementara keputihan patologis merupakan keputihan yang tidak normal. Jenis keputihan inilah yang berbahaya karena berbau tidak sedap dan menyebabkan gatal-gatal. Keputihan ini juga memiliki ciri berwarna kental dan berwarna kuning kehijauan.

Cara Mengobati Keputihan

Keputihan dapat diobati dengan mudah secara alami, Anda juga dapat melakukan pencegahan. Mulailah dengan menjaga kebersihan daerah sekitar Miss V, basuh selalu Miss V menggunakan air bersih. Selain itu, usahakan untuk mengganti pakaian dalam jika dirasa sudah kotor. Hindari juga penggunaan air di toilet-toilet umum karena cukup berisiko. Untuk pengobatannya, Anda dapat memanfaatkan bahan alami seperti daun sirih. Rebuslah daun sirih menggunakan air secukupnya, gunakan airnya untuk membasuh Miss V. Selain itu, minum juga air rebusan daun sirih tersebut untuk pengobatan dari dalam.

Keputihan memang merupakan hal yang wajar dialami oleh hampir semua wanita di dunia. Hanya saja, dalam kondisi tertentu keputihan merupakan hal yang harus segera ditangani. Lakukan pengobatan secara tepat agar tidak membahayakan kesehatan. Keputihan sendiri dapat membahayakan kesehatan dan dapat menjadi tanda adanya penyakit berbahaya seperti kanker serviks. Jangan anggap sepele keputihan yang Anda alami, terutama jika keputihan tersebut menyebabkan gatal-gatal dan berbau tidak sedap.

Deskripsi: Keputihan adalah masalah klasik yang dialami oleh hampir semua wanita. Dalam kondisi yang tidak wajar, keputihan sangat berbahaya bagi kesehatan dan perlu diobati.