Ternyata Menyusui dapat menurunkan resiko Endometriosis


Ternyata Menyusui dapat menurunkan resiko Endometriosis. Sebuah penelitian terbaru mengatakan bahwa pemberian ASI pada ibu dengan bayi baru lahir dikaitkan dengan penurunan resiko endometriosis. Endometriosis adalah suatu kelainan di mana adanya jaringan rahim (endometrium) yang berada di luar dari rahim. Lokasi endometriosis tersering adalah pada organ-organ di dalam rongga panggul (pelvis), seperti indung telur (ovarium) dan lapisan yang melapisi rongga abdomen (peritoneum). dapat menyebabkan rasa sakit yang parah dan pendarahan yang berlebihan saat menstruasi, di antara masalah lainnya. Ini adalah kelainan kronis dengan penyebab yang tidak diketahui.

endometriosis

Periset meneliti 72.394 wanita yang memiliki satu atau lebih kehamilan. Ada 3.296 diagnosa endometriosis di antara mereka. Dibandingkan dengan wanita yang menyusui bayinya kurang dari sebulan, mereka yang menyusui selama setahun atau lebih memiliki risiko penurunan endometriosis sebesar 32 persen. Untuk setiap tambahan tiga bulan masa menyusui, mereka mengurangi risiko terkena endometriosis sebesar 8 persen.

Mekanisme terjadinya endometriosis tetap tidak jelas, namun wanita yang berhenti menstruasi untuk sementara waktu setelah melahirkan juga mengurangi risiko terkena endometriosis, dan menyusui memperpanjang jeda saat menstruasi. Namun, penundaan menstruasi hanya menyumbang sebagian efeknya.

“Memahami faktor risiko endometriosis yang dapat dimodifikasi sangat penting,” kata pemimpin utama Leslie V. Farland, seorang ilmuwan riset di Brigham and Women’s Hospital di Boston. “Dan temuan kami didasarkan pada apa yang sudah kita ketahui tentang menyusui – bahwa ini sangat bermanfaat bagi anak dan ibu.”

menyusui

Dibawah ini adalah beberapa manfaat lain dari menyusui bagi ibu:
1. Mengurangi pendarahan dan kurang darah setelah melahirkan.
2. Mengurangi risiko terkena kanker payudara, kanker ovarium dan kanker endometrial
3. Mengurangi risiko terserang penyakit penuaan seperti diabetes melitus, osteoporosis dan rheumatoid artritis
4. Merupakan metode KB paling aman
5. Mengurangi risiko obesitas
6. Mengurangi risiko stres dan kegelisahan
7. Mengurangi risiko tindakan kekerasan dan penelantaran anak atau dikenal dengan istilah baby blues sebanyak 4,8 kali lebih kecil.

Nah setelah mengetahui bahwa ternyata Menyusui dapat menurunkan resiko Endometriosis, apakah Anda masih enggan untuk menyusui bayi Anda? Jika seorang ibu bermasalah dalam produksi ASI yang terlalu sedikit jangan putus asa karena saat ini banyak dijual di apotek obat dan juga suplemen herbal untuk melancarkan ASI. Jadi jangan putus asa untuk memberikan ASI pada bayi Anda yaa..