Wanita Harus lebih Waspada Infeksi Saluran Kencing, ini sebabnya!!


Wanita Harus lebih Waspada Infeksi Saluran Kencing, ini sebabnya!! Pernahkah Anda mendengar istilah “ayang-ayangan”? Mungkin keluhan ini sering terlontar dari mulut seorang wanita. Ayang-ayangan ini membuat seorang pasien sering kencing tetapi air seni yang keluar hanya sedikit, bahkan terkadang disertai dengan nyeri. Gejala ini adalah tanda dari Infeksi Saluran Kemih (ISK).

infeksi saluran kencing

Infeksi saluran kemih (ISK) adalah infeksi yang disebabkan oleh mikroba. Mikroba adalah organisme yang terlalu kecil untuk dilihat tanpa mikroskop. Kebanyakan ISK disebabkan oleh bakteri, tetapi beberapa disebabkan oleh jamur dan dalam kasus yang jarang oleh virus. ISK adalah salah satu infeksi paling umum pada manusia.

ISK dapat terjadi di mana saja di saluran kemih Anda. Saluran kemih Anda terdiri dari ginjal, ureter, kandung kemih, dan uretra. Kebanyakan ISK hanya melibatkan uretra dan kandung kemih, di saluran bawah. Namun, ISK dapat melibatkan ureter dan ginjal, di saluran atas. Meskipun ISK saluran atas lebih langka daripada ISK saluran bawah, tetapi keluhannya juga biasanya lebih parah. Penyakit infeksi ini cenderung menyerang wanita, setidaknya setiap wanita akan mengalami ISK 1-2 kali pada fase hidupnya. Kecenderungan ini disebabkan wanita memiliki uretra lebih pendek dibanding laki-laki, sehingga akses perpindahan bakteri ke kandung kemih menjadi lebih cepat.

Gejala Infeksi Saluran Kemih tergantung pada bagian saluran urine yang terinfeksi.
ISK saluran bawah mempengaruhi uretra dan kandung kemih. Gejala ISK saluran bawah meliputi:
– Perih saat buang air kecil
– peningkatan frekuensi buang air kecil tetapi air kencing hanya keluar sedikit
– peningkatan urgensi buang air kecil
– air kencing berdarah
– urine yang terlihat seperti cola atau teh
– urine memiliki bau yang kuat
– nyeri panggul pada wanita
– nyeri dubur pada pria

ISK saluran atas mempengaruhi ginjal. Ini dapat berpotensi mengancam jiwa jika bakteri berpindah dari ginjal yang terinfeksi ke dalam darah. Kondisi ini, disebut urosepsis, dapat menyebabkan tekanan darah rendah, syok, dan kematian yang berbahaya.
Gejala ISK saluran atas meliputi:
– nyeri di punggung bagian atas dan samping
– Badan terasa panas dingin
– demam
– mual
– muntah

ISK pada wanita, biasanya disebabkan oleh bakteri E. Coli yang berpindah dari anus ke vagina. Kemungkinan besar terjadi karena gerakan membasuh vagina dari arah belakang (anus) ke arah depan. Gejala paling sederhana ketika seseorang terkena ISK adalah reaksi ayang-ayangan dan rasa terbakar saat buang air kecil. Reaksi ini, paling banyak dialami perempuan muda.
Dalam publikasi The American Journal of Medicine tahun 2002, Betsy Foxman mengatakan terdapat peluang satu dari tiga perempuan mengalami ISK. Populasi paling riskan terkena ISK adalah bayi, wanita hamil, orang tua, pasien dengan cedera tulang belakang atau pemakaian kateter, diabetes atau multiple sclerosis, penyakit imunodefisiensi, dan kelainan urologis.

Pengobatan ISK

Perawatan ISK tergantung pada penyebabnya. Dokter Anda akan dapat menentukan organisme mana yang menyebabkan infeksi dari hasil tes yang digunakan untuk mengkonfirmasi diagnosis yang ditegakkan.
Dalam banyak kasus, penyebabnya adalah bakteri. ISK yang disebabkan oleh bakteri diobati dengan antibiotik.
Dalam beberapa kasus, virus atau jamur adalah penyebabnya. ISK Viral diobati dengan obat yang disebut antivirus. Seringkali, cidofovir antiviral adalah pilihan untuk mengobati virus ISK. ISK jamur diobati dengan obat yang disebut antijamur.

Selain antibiotik, obat pereda rasa sakit, seperti parasetamol, kadang-kadang bisa digunakan untuk menghilangkan rasa nyeri yang disebabkan ISK. Selain dengan menggunakan obat-obatan dari dokter, penyembuhan ISK akan makin cepat berhasil jika ditunjang dengan langkah-langkah yang bisa Anda lakukan di rumah, di antaranya:
– Jangan menahan kencing karena dengan mengosongkan kandung kemih, dapat mencegah bakteri untuk makin berkembang biak.
– Minum banyak air.
– Lakukan kompres hangat untuk meredakan nyeri

ISK yang tergolong ringan biasanya akan sembuh beberapa hari setelah pengobatan dimulai. Namun jika ISK tergolong parah, terutama hingga menimbulkan komplikasi, penderita perlu dirujuk ke rumah sakit.