Yuk kenali salah satu tanda radang lidah


Yuk kenali salah satu tanda radang lidah. Pernah merasakan lidah terasa panas meski tidak makan pedas? Lidah tiba-tiba memerah dan berwarna putih-putih. Meski awalnya tidak merasakan keluhan apapun, bisa jadi terdapat peradangan pada lidah. Yang membahayakan jika peradangan tersebut disebabkan penyakit lain, salah satunya yang disebut Glositis yaitu peradangan pada lidah.

kenali salah satu tanda radang lidah

Peradangan pada lidah terjadi karena infeksi. Peradangan adalah salah satu reaksi pertahanan tubuh aktif. Jika ada bakteri atau virus yang menyerang, makan tubuh akan melawan sehingga jadilah radang. Penyebab glositis bermacam-macam, bisa karena trauma dan infeksi. Kalau trauma itu mungkin mekanik , misalnya tergigit saat mengunyah makanan. Glositis bisa terjadi juga karena makanan yang terlalu panas. Infeksi jamur pun dapat mengakibatkan peradangan pada lidah. Biasanya perwujudan infeksi jamur itu diketahui dengan adanya warna putih pada permukaan lidah.

Selain itu ada penyakit-penyakit sistemik seperti diabetes melitus, kekurangan vitamin B kompleks dampai sifilis stadium tiga yang bisa mengakibatkan terjadinya glositis. Gejala peradangannya pun beragam, mulai lidah yang memerah, warna putih pada permukaan lidah sampai lidah terasa perih. Perih atau rasa terbakar seperti habis makan cabai.

Rasa perih, terbakar dan panas itu biasanya muncul meski tidak sedang mengonsumsi makanan pedas. Jika sudah begitu, bisa dikatakan peradangan mencapai tahap parah. Glositis ini bisa menyerang usia berapa saja mulai anak-anak, remaja sampai lansia. Semua orang beresiko mengalami peradangan pada lidah. Biasanya glositis yang disebabkan kurangnya vitamin B kompleks dalam tubuh menyerang anak-anak. Mengenai pengobatannya, penderita glositis akan diberi simptomatis terlebih dahulu agar dapat menghilangkan rasa perih dan sakit yang dirasakan.

Setelah itu dokter akan mencari tahu penyebab sebenarnya dari peradangan tersebut. Misalnya apakah terjadi karena kekurangan vitamin B kompleks, infeksi jamur, atau adanya penyakit diabetes maupun sifilis. Jika peradangan karena infeksi jamur, makan obatnya adalah antijamur. Obat yang diberikan bisa berupa obat kumur dan obat minum. Tapi jika ternyata hanya ada peradangan tanpa infeksi, obat obatan simptomatis yang akan diberikan. Misanya obat kumur antiseptik atau obat kumur  yang mengandung analgesik.

Pengobatan glositis ini sebenarnya mempunyai efek samping juga. Jika obat kumur yang diberikan mengandung alkohol, maka mulut bisa kering. Mulut kering dapat memicu timbulnya sariawan. Oleh karena itu sebaiknya obat kumur yang dipakai tidak mengandung alkohol.

Pengobatan glositis juga terbilang cepat, jika menggunakan obat tepat waktu dan tingkat kepatuhan menggunakan obat itu baik. Biasanya membutuhkan waktu satu minggu agar glositis bisa hilang dan lidah kembali sehat.